BLife Bikers Touring 2012; Ujung Genteng Runaway

Posted: December 15, 2012 in BNI Life, Touring, Uncategorized
Tags: , ,

Touring_Ujung.genteng-00.coverNaaaah daripada ngga nge-blog sama sekali, kali ini saya akanย  selingi dengan cerita mengenai hobi touring saya. Jadi berawal dari acara sakral tahunan di kalangan komunitas motor BNI Life (kantor saya), atau yang biasa dikenal BLife Bikers Community, akhirnya ditentukan tujuan kali ini ialah Pantai Ujung Genteng, Sukabumi pada tanggal 16-18 November 2012. Persiapan dilakukan minimal 1 bulan sebelumnya. Untuk menyiapkan proposal dana, akomodasi, konsumsi, acara, suvenir, dll.

Pada Jumat 16 November 2013 pukul 15.00 tercapailah peserta hingga 24 motor, 8 boncenger dan 1 mobil untuk logistik. Motor para pesertapun sangat beragam, mulai matic, bebek, dan motor batangan (termasuk 2 ninin). Saya pun menunggangi Si Venom kesayangan saya he-he. Keberangkatan ditentukan tanggal 16 November jam 2 siang dari lokasi salah satu kantor yaitu BNI Life Petamburan. Rute yang ditetapkan ialah Slipi – Pondok Indah – Pondok Cabe – Parung – Bogor – Lawang Gintung – Cibadak – Warung Kiara – Jampang Kulon – Surade – UG. Jarak tempuh sekitar 195 km. Let’s begin…

Keluarga besar BLife Bikers di Kantor BNI Life KS Tubun

Si Venom, Bajaj Pulsar 180 UG4 yang senantiasa menemani… ๐Ÿ™‚

Perjalanan dari Slipi cukup lancar, namun memasuki Pondok Indah dan Lebak Bulus macetnya ngga karuan, apalagi saya pakai jaket yang cukup tebal ๐Ÿ˜ฆ Lanjut ke arah Parung dan Bogor cukup lancar jadi bisa speed up. Hujan pun turun menghadang, tapi kita tetap melaju sampai Rest Point berikutnya di Warung Jambu – Bogor. Maghrib tiba ketika kami memasuki Bogor ke arah Lawang Gintung, 1 rombongan yang tidak dibagi kloter ini (24 motor) menjadikan perjalanan cukup lamban. Istirahat sejenak di rintik2 hujan sambil yang nunggu maghriban, lalu lanjut ke arah Lido via jalur alternatif Lawang Gintung. Temen-temen yang lain belum pernah lewat sini kecuali saya, jadi cukup paham treknya yang berupa jalan kecil, tanjakan-turunan dan berkelok-kelok. Skip-skip…. Sampai Pasar Cibadak sekitar jam 20.00, rombonganpun mengisi perut. Istirahat cukup lama, dan diputuskan kloter dibagi 2. Kloter 1 berangkat 20 menit sebelum kloter 2. Kloter 1 sempat mengalami insiden kecil karena salah satu peserta slip dan jatuh gara2 pasir di jalan yang gelap. Sampai di pertigaan yang memisahkan jalur pantai Pelabuan Ratu dan Ujung Genteng kita istirahat dan menggabungkan kloter. Jam menunjukan pukul 23.30. Para Metikers & Bebekers pun banyak yang kehabisan bensin, dan terjadilah transfer bensin dari beberapa motor gede ke mereka, salah satunya dari motor saya yang tangkinya 14 literan. Indahnya berbagi he-he…

Perjalanan dilanjutkan segera, mengingat jarak tempuh masih 70-an Km lagi, bisa2 sampe subuh nich ๐Ÿ˜ฆ . Kloter dibuat jadi 1 dan cukup rapat, karena jalur yang kita lewati jalur kecil, sepi, lewat hutan, belok-belok, tanjakan dan turunan. Beberapa motor yang lampunya sudah dimodif lebih terang berjalan di depan. Hujanpun turun kembali. Hampir sebagian peserta sepatunya sudah basah kuyup karena ga pakai yg anti air. AP Boot saya pun tidak ketinggalan menjadi basah kuyup luar dalam, karena ada faktor sobek di bbrp sisinya *nasib-nasib*. Di perjalanan kali ini bbrp kali rombongan berhenti istirahat karena jalur yang bikin pantat tepos, memakai rain coat, menunaikan sholat, dan menghubungi contact person kita di UG.

Setelah ketemu CP yang tak lain ialah salah satu Mamangnya peserta kita, lanjut ke pos pintu masuk sekitar pukul 02.30. Bayar karcis semua dan lanjut ke arah pantai. Masih dalam kondisi hujan kecil dan basah kuyup kami menyusuri bibir pantai UG yang jalanannya tidak rata dan cenderung offroad karena belum diaspal. Sampai di penginapan ternyata sudah ada rombongan klub Terrano yang sudah bermalam dari bbrp hari yg lalu, esok pagi mereka capcuz balik ke Jakarta. Baru setelah pagi kami bisa menguasai seluruh area cottage. Lepas jas hujan, boot, helm, jaket, dll lalu cari2 sasaran untuk rebahan, akhirnya ketemu dan saya langsung tepar walau nyamuk berpesta di dinginnya dini hari itu… ๐Ÿ˜ฆ

Sabtu, 17 November 2012.
Bangun pagi, teman-teman BLife Bikers main dulu di pantai Ujung Genteng. Ada yang sama pasangannya, ada yang sama anaknya, sampai ada yang sama henponnya aja he-he.

Bro Kipli begaye di UG

Sarapan nasi goreng, cimot (cuci motor) sebentar dg banjur2 sedikit air, lalu packing ngajak temen2 yg lain untuk ke Curug Cikaso. Ke UG tanpa mampir ke Cikaso bagaikan makan somay tanpa bumbu kacang hehe. Selidik punya selidik, jarak dari UG ke sana tidak lebih dari 30 km. Bisa ditempuh 30-60 menit. Whew… menarik nich. Langsung berangkat 7 motor dg bbrp boncenger dan packing seadanya menuju Cikaso.

Touring_Ujung.genteng-24

sarapan nasi goreng dulu…Alhamdulillah

Touring_Ujung.genteng-24

tempat penginapan yang parkirnya luas & asri

Ternyata perjalanan UG – Cikaso tidak sesuai yg diharapkan, agak jauh, treknya ngga mulus, rombongan terpisahlah, dll… Pokoknya tetep ada bumbu2nya. Krn hal inilah perjalanan ke Cikaso hampir memakan 2 jam. Tapi sesampainya di sana, cape dan rasa kesal kita terbayar bahkan jadi bonus berlipat hehe. Tak jauh dari parkiran, kita disambut oleh hamparan sungai hijau yang sungguh menawan, suasananya seperti di Green Canyon, Ciamis, yang saya lihat di TV hehe. Untuk menuju Curug Cikaso lebih seru menggunakan perahu motor yang ada di sungai ini. Tawar menawar dan sepakat 1 rombongan kami (14 orang) cukup menyewa 1 perahu. Pulang pergi kita cukup membayar 75.000. Padahal jaraknya tidak terlalu jauh, tidak lebih dari 300 meter ke lokasi docking. Yah, walaupun mungkin terasa mahal, ambil aja positifnya yaitu untuk kesejahteraan warga sekitar dan kemajuan pariwisata Indonesia… halah. Berikut jepretan-jepretannya.

Touring_Ujung.genteng-24

narsis dulu di jembatan sekitar jampang kulon

penunggu jembatan narsis lagee… ๐Ÿ˜€

Touring_Ujung.genteng-24

hijaunya sungai yang menyegarkan pandangan

tempat keberangkatan perahu menuju curug

Turun dari perahu, suara gemuruh curug sudah menyambut hangat. Jalan kaki sebentar dan Subhanallah… ini adalah curug terlebar yang pernah saya datangi. Curug Cikaso terdiri dari 3 curug kecil yang menyatu. Walau tingginya tak seberapa tapi justru di sanalah keunikannya. Biar foto yang berbicara ya ๐Ÿ™‚

3 in 1 Curug…

Yeaaaaaa… akhirnya sampai!

Para penunggu Curug Cikaso ๐Ÿ™‚

Puas menikmati Cikaso kita bergegas pulang karena mau ada acara bersama di penginapan, jadi harus siap-siap. Perjalananpun lebih lancar krn sudah tau jalurnya dan gas pun bisa lebih dibetot. Sesampainya, kita istirahat sebentar. Ngopi, bbrp bungkus cemilan dan canda tawa sambil berfoto bersama mengiringi cerahnya sunset Ujung Genteng.

Acara malam diisi dengan bbrp sambutan panitia dan pengurus BBC, pengambilan kemeja BBC yang baru di atas pohon kelapa, sharing antar anggota dan ditutup dengan makan malam ikan laut yang nikmat dan berlimpah. Jam 11-12an pun semua bergegas tidur sambil diiringi hujan.

sesi api unggun, diisi dengan curhat, pembagian kemeja, dan santapan seafood yang sedap

keep brotherhood…

Minggu, 18 November 2012.
Paginya krn jadwal berangkat pukul 8.30 sudah pasti kamar mandi penuh semua dan antri. Setelah sarapan dan gear up tidak lupa kita semua membersihkan sampah dan bernarsis ria saat foto sesi.

Setelah itu kami pamit dan capcuz pulang. Dengan dibagi 2 kloter (per kloter 8-10 motor) perjalanan dilanjutkan. Kloter 1 saya yang pimpin, namun sungguh sial krn salah belokan jadinya pisah jalur. Harusnya ambil pertigaan ke kiri yg ke arah Pelabuhan Ratu dulu, baru ke arah Cibadak, tp saya ambil jalur yg ke arah Cibadak, namun jalurnya lebih berkelok2 dan lebih jauh. Hujan pun turun menemani perjalanan kami yang cukup dingin. Akhirnya ketemu jalan utama yg ke arah Cibadak, gas pun dilanjut untuk menunggu di Meeting Point yg sudah ditentukan yaitu di daerah Lido sebelum masuk jalur alternatif ke Lawang Gintung Bogor. Sesampainya di sana kita istirahat & berteduh dulu di sebuah warung pecel yg belum buka, sambil menunggu teman yang bannya bocor.

Teteup foto-foto biarpun kehujanan he-he

Bro Winang & Bro Afit tertangkap kamera lagi p*pis…xixixi

Sampai Jumpa Ujung Genteng…

Dapat kabar dari kloter ke-2 mereka ternyata masih agak jauh di belakang kloter-1. Akhirnya perjalanan dilanjutkan sambil menunggu mobil dan kloter ke-2 di SPBU Warung Jambu – Bogor. Tak lama pun sekitar jam 16.30an mereka datang. Akhirnya bbrp orang mulai berpisah krn ada yg ke arah Parung dan ada juga yg ke arah Pasar Rebo. Saya pun Alhamdulillah selamat sampai rumah tanpa trouble apa pun.

Huff… sungguh touring yang mengesankan bersama rekan-rekan BBC karena menguras stamina dan semua keunikan lain yang belum saya jumpai di touring-touring yang lain. Sampai jumpa… Salam 1 Aspal… ๐Ÿ™‚

Advertisements
Comments
  1. Abhaymeirano says:

    Mantap fotonya Pak..Ada Pa Ari Prasetyo, Asep Solehudin dan Indra Hutagalung
    Salam kenal dari Bandung..
    Kapan nih Blife Bikers rolling ke Bandung?Atau mungkin ada rencana buat chapter di luar Bandung…

  2. Abhaymeirano says:

    Maksudnya Chapter diluar Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s